Model Pembelajaran CPS untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Kelas IX SMPN 12 Padang
DOI:
https://doi.org/10.24036/jepm.v15i1.264Keywords:
Pemecahan Masalah Matematis, Creative Problem Solving, Model KonvensionalAbstract
Kemampuan dalam menyelesaikan masalah matematis memegang andil yang penting dalam pembelajaran matematika karena memiliki hubungan yang erat dengan penerapan matematika secara nyata. Namun, fakta yang ada mengindikasikan bahwa kompetensi peserta didik dalam penyelesaian masalah matematis tidak sesuai dengan yang diharapkan, salah satunya ditemukan di Kelas VIII SMPN 12 Padang tahun pelajaran 2024/2025. Menyikapi isu ini, dilakukan penelitian dengan mengimplementasikan model Creative Problem Solving (CPS) dalam mengoptimalkan kompetensi penyelesaian masalah matematis dibandingkan dengan model yang biasa digunakan pendidik sebelumnya. Penelitian tergolong dalam eksperimen semu (quasy experiment) yang menggunakan The Non Equivalent Posttest-Only Control Group Design. Penelitian melibatkan seluruh peserta didik kelas IX SMPN 12 tahun pelajaran 2025/2026, dimana sampel ditetapkan dengan menerapkan teknik pengambilan sampel secara acak. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan α = 0,05, dihasilkan P-value = 0,014 < α, sehingga H0 ditolak. Hal tersebut mengindikasikan bahwa bahwa model CPS memiliki efektivitas yang lebih baik dalam mengoptimalkan kompetensi peserta didik dalam menyelesaikan masalah matematis daripada model yang biasa digunakan pendidik sebelumnya.











