Implementasi Model Problem Based Learning Pada Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Kelas XI MAN Kota Solok
DOI:
https://doi.org/10.24036/jepm.v15i1.292Keywords:
Problem based learning, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, kuasi eksperimenAbstract
Berdasarkan penelitian terdahulu kemampuan pemecahan masalah peserta didik masih tergolong rendah. Temuan ini sejalan dengan hasil tes diagnostik awal yang dilakukan di MAN Kota Solok, yang menunjukkan bahwa peserta didik cenderung terbiasa dengan soal rutin dan model pembelajaran yang berpusat pada pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan kemampuan pemecahan masalah matematis dan menganalisis apakah penerapan model Problem Based Learning (PBL) memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan model konvensional pada peserta didik kelas XI MAN Kota Solok. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan kuasi eksperimen dengan desain The Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas XI MAN Kota Solok tahun ajaran 2025/2026, dengan sampel kelas XI.F1 (kontrol) dan kelas XI.F2 (eksperimen) yang dipilih melalui teknik sampling. Instrumen penelitian berupa tes akhir kemampuan pemecahan masalah matematis berbentuk uraian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kemampuan pemecahan masalah peserta didik mengalami peningkatan yang signifikan pada setiap indikator melalui pemberian kuis berkala. Selanjutnya, berdasarkan uji hipotesis (uji-t), diperoleh nilai P-value (0,000) < α (0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang menggunakan model PBL secara signifikan lebih baik daripada peserta didik yang menggunakan model pembelajaran konvensional.











