PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS IX SMPN 16 PADANG
DOI:
https://doi.org/10.24036/jepm.v15i2.313Keywords:
Kemampuan pemecahan masalah matematis, model creative problem solving, dan quasi eksperimen.Abstract
Rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa masih menjadi permasalahan utama dalam pembelajaran matematika di tingkat SMP. Kondisi ini ditandai dengan kesulitan siswa dalam memahami permasalahan, menyusun strategi penyelesaian, serta mengevaluasi hasil yang diperoleh. alah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui penerapan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran CPS terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas IX SMP Negeri 16 Padang. Metodologi penelitian yang digunakan meliputi kuasi eksperimen dengan desain Posttest Only Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas yang dipilih secara acak. aitu satu kelas eksperimen yang diberikan pembelajaran CPS dan satu kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis yang disusun berdasarkan indikator Polya. Dengan menganalisis uji tes hasil belajar menggunakan uji-t, menunjukkan P-value sebesar 0,007 pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil analisis data, menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada kelas eksperimen ebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran CPS berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.











